MEDAN, wakafuinsu, 15 Oktober 2026, — Nazhir Wakaf UIN Sumatera Utara melaksanakan sosialisasi wakaf di Fakultas Syariah UIN Sumatera Utara pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Nur A. Fadhil Lubis ini dihadiri Sekretaris Nazhir Wakaf UIN Sumatera Utara, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum., dan Bendahara Nazhir Wakaf, Mawadah, S.E.I., M.E.I
Dari Fakultas Syariah, hadir Wakil Dekan I, Dr. Sugeng Wanto, M.Ag., para Ketua dan Sekretaris Program Studi (Kaprodi/Sekprodi), perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta perwakilan mahasiswa atau koordinator kelas (Kosma).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan partisipasi sivitas akademika dalam mengembangkan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat sekaligus mendukung pembangunan dan pengembangan pendidikan di lingkungan UIN Sumatera Utara.
Dr. Sugeng Wanto Tekankan Peran Wakaf dalam Peradaban Islam
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I Fakultas Syariah UIN Sumatera Utara, Dr. Sugeng Wanto, M.Ag., menyampaikan bahwa wakaf memiliki peran penting dalam membangun dan mengembangkan peradaban Islam. Sejak masa klasik, wakaf telah menjadi salah satu instrumen sosial ekonomi umat yang mendukung pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, pelayanan sosial, dan berbagai kepentingan masyarakat.
Menurutnya, semangat berwakaf perlu terus dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi agar wakaf tidak hanya dipahami sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai gerakan kolektif yang memberikan manfaat luas dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sugeng Wanto juga memimpin peserta yang hadir untuk menggalang dana wakaf bagi pembangunan asrama mahasiswa UIN Sumatera Utara yang diproyeksikan membutuhkan dana sebesar Rp10 miliar.
Ajakan tersebut menjadi bentuk nyata partisipasi sivitas akademika dalam mendukung penyediaan fasilitas mahasiswa. Melalui gerakan wakaf, pembangunan asrama diharapkan dapat terwujud sebagai salah satu sarana penunjang pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.
Dr. Akmaluddin Syahputra Dorong Pembentukan Duta Wakaf
Sekretaris Nazhir Wakaf UIN Sumatera Utara, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum., dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya pengelolaan wakaf secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Wakaf memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pembiayaan berbagai program pendidikan dan sosial apabila dikelola secara amanah dan produktif.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan wakaf kampus membutuhkan keterlibatan seluruh unsur sivitas akademika, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Oleh karena itu, sosialisasi wakaf menjadi langkah penting untuk membangun pemahaman sekaligus menumbuhkan budaya berwakaf di lingkungan universitas.
Lebih lanjut, Dr. Akmaluddin menyampaikan rencana pembentukan Duta-Duta Wakaf UIN Sumatera Utara sebagai salah satu strategi memperluas edukasi dan sosialisasi wakaf di kalangan sivitas akademika.
Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif menyampaikan informasi mengenai wakaf, meningkatkan literasi wakaf di kalangan generasi muda, serta mengajak masyarakat kampus untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf produktif.
Pembentukan Duta Wakaf juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan wakaf dengan kehidupan mahasiswa, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa kontribusi wakaf, meskipun dimulai dari nominal yang terjangkau, dapat memberikan manfaat jangka panjang apabila dihimpun dan dikelola secara kolektif.
Wakaf sebagai Investasi Kebaikan Jangka Panjang
Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen Nazhir Wakaf UIN Sumatera Utara dalam membangun ekosistem wakaf kampus yang berorientasi pada kemaslahatan dan keberlanjutan.
Melalui sinergi antara Nazhir Wakaf, pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa, wakaf diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu instrumen strategis untuk mendukung kemandirian pendidikan, pembangunan fasilitas kampus, serta peningkatan kesejahteraan mahasiswa.
Penggalangan dana untuk pembangunan asrama mahasiswa dan rencana pembentukan Duta Wakaf menjadi langkah konkret dalam memperluas partisipasi sivitas akademika. Dengan pengelolaan yang profesional dan dukungan bersama, wakaf diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi UIN Sumatera Utara dan generasi mendatang.
Melalui gerakan ini, Nazhir Wakaf UIN Sumatera Utara mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan wakaf sebagai bagian dari budaya kampus sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap pengembangan pendidikan Islam.